Diet Keto adalah pola makan tinggi lemak dan rendah karbohidrat

Taukan anda kalau Diet keto adalah pola makan tinggi lemak dan rendah karbohidrat.

Diet ketogenik yang dalam waktu belakangan ini sangat populer. Dengan Pola makan yang menerapkan dengan memperbanyak konsumsi lemak dan mengkonsumsi sedikit karbohidrat merupakan salah satu cara yang dianggap efektif untuk menurunkan berat badan.

Hampir semua orang menyukai konsepnya. bayangkan, siapa yang tidak suka disuruh makan segala macam variasi steak dan berbagai jenis daging olahan? Sebelum memulainya, ada baiknya anda memahami bagaimana diet ketogenik bekerja. Anda harus mengetahui ketosis. Yaitu dimana merupakan suatu proses dimana tubuh dalam kondisi kekurangan glukosa untuk dijadikan sumber energy.

Dikarenakan tidak mengkonsumsi karbohidrat maka tubuh dipaksa untuk mencari sumber lain yaitu lemak.

Badan pada umumnya, Akan memperoleh bahan bakar yang bisa langsung digunakan tubuh yang biasanya terdapat pada glukosa yang berasal dari karbohidrat.

Diet Keto adalah pola makan tinggi lemak dan rendah karbohidratKarbohidrat sendiri umumnya ditemukan pada roti, nasi, juga pada tepung, biji-bijian, sayuran, kacang kacangan, segala jenis susu, dan buah.

Bila jumlah karbohidrat dalam tubuh tersedia, maka secara alami tubuh akan menggunakannya sebagai sumber energi dan tidak menggunakan lemak tubuh yang tersimpan.

Tetapi, pada saat kita tidak lagi mengkonsumsi karbohidrat dari makanan, tubuh kita mulai mencari alternative lain dengan menggunakan lemak dan merubahnya dalam bentuk keton yang kemudian digunakan untuk bahan bakar yang lebih efektif, namun pada umumnya kurang dimanfaatkan tubuh.

keton merupakan zat yang dapat diproduksi oleh hati saat tubuh mulai menggunakan lemak sebagai sumber energi utama. Zat tersebut kemudian dilepaskan ke dalam darah. Dimana tubuh Anda akan menggunakan keton untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Apabila jumlah keton dalam darah meningkat, maka badan akan mengubah sumber energi dari keton, dan akan menjadi perubahan yang luar biasa.

Apa sajakah perubahan yang terjadi di dalam tubuh itu?

Berikut ini adalah 6 hal yang akan terjadi di dalam tubuh ketika menjalani Keto diet:

1. Jumlah Insulin dalam badan akan mengalami penurunan. Biasanya setelah Anda mengkonsumsi nasi atau makanan lainnya yang mengandung glukosa, maka kadar insulin akan terjadi peningkatan yang signifikan. Namun hal tersebut akan berbeda jika tubuh anda dalam kondisi ketosis, kadar insulin akan menurun.

Dengan kadar insulin rendah, para pakar meyakini bahwa asam lemak dalam tubuh dapat lebih mudah dilepaskan dari jaringan tubuh karena digunakan sebagai bahan bakar utama. Karena tubuh mulai menggunakan lemak sebagai energi utama sebagai pengganti karbohidrat, dan badan mulai membakar lebih banyak lemak, yang berarti Anda akan kehilangan beberapa kilogram lemak dengan cepat.

2. Kenyang yang lebih lama dikarenakan meningkatkan konsumsi protein, yang membuat anda kenyang lebih lama. Jadi diet ketogenik berperan dalam menekan nafsu makan. Satu teori yang umum adalah bahwa badan Anda merespons ketosis seperti layaknya anda berpuasa. Tubuh mulai beradaptasi dengan membakar lemak sebagai sumber bahan bakar utama dan melepaskan zat keton ke dalam darah.Hal inilah yang membuat sinyal lapar di otak berkurang.”

3. Badan anda akan Mulai terasa Sakit. Pada saat tubuh masuk kedalam kondisi ketosis, akan ada beberapa efek samping yang kurang menguntungkan. Dimana salah satunya dikenal sebagai “Keto Flu”. Merupakan cara tubuh beradaptasi dari mengganti karbohidrat menjadi lemak sebagai sumber energi utama. beberapa effek samping yang mungkin terjadi meliputi muasl, lemas, sakit kepala dan kram otot.

4. Hembusan Napas menjadi Berbau, mungkin anda perlu membawa penyegar mulut. Sebagian orang mungkin mengalami perubahan yang drastis akan bau nafas pada saat tubuh dalam kondisi ketosis. Dimana Salah satu keton yang diproduksi dalam hati adalah zat aseton yang memiliki bau khas.

5. Buang Air Besar menjadi tidak lancar diKarenakan tubuh tidak mendapatkan cukup serat dan nutrisi yang dibutuhkan. Bagi sebagian orang mungkin akan mengalami ketidaknyamanan pencernaan selama badan dalam kondisi ketosis. Umumnya orang yang melakukan keto diet lebih sering mengalami sembelit dikarenakan jumlah asupan serat yang tidak memenuhi standard. Oleh karena itu pentingnya untuk menabahkan suplement tambahan untuk meringankan gejalanya.

6. Pada tahap transisi, Tubuh Mungkin Akan Melambat Sementara dan sedikit lelah untuk menyesuaikan diri dengan proses kitosis. Di saat tubuh sudah terbiasa dengan ketosis, kinerja Anda akan meningkat. Bagi yang suka berolahraga dengan intensitas tinggi, Banyak orang menemukan bahwa latihan intens akan menjadi lebih baik setelah badan menyesuaikan diri dengan diet keto.

Namun ada hal yang perlu dicermati yaitu efek dari diet keto ini tidak sama bagi setiap orang. Bila Anda merasa cocok, maka bisa diteruskan. Namun jika tidak, Anda bisa mencoba pola diet yang berbeda.

Beberapa studi yang telah dilakukan oleh pakar mengatakan diet ketogenik dapat menurunkan jumlah lemak dalam tubuh dalam waktu singkat dengan tetap meningkatkan energi untuk aktivitas sehari hari.
Adapun manfaat lain yang dapat diperoleh melalui keto diet antara lain: mengurangi risiko diabetes dan kanker, serta mencegah Alzheimer.

Diet Keto adalah pola makan tinggi lemak dan rendah karbohidrat

 

 

Bagaimana caranya membuat menu diet keto untuk sehari-hari?

Seperti yang sudah dijelaskan, pola diet ini memfokuskan pada menu makanan yang tinggi lemak dan mengurangi karbohidrat. Pada diet ketogenik asupan lemak yang dianjurkan adalah 60% sampai dengan 70%.

karbohidrat pun jumlahnya sangat dibatasi yaitu hanya 5% maksimal dari kebutuhan per hari pada umumnya. Sebagai gantinya, jumlah karbohidrat akan diganti dengan protein untuk mencukupi 20 persen kebutuhan harian tubuh.

Dengan pola yang telah disebutkan diatas, hal inilah yang membuat tubuh memasuki kondisi ketosis. Minimnya karbohidrat membuat tubuh kadar gula dalam darah menurun sehingga tidak dapat digunakan untuk bahan bakar utama sebagai energi. Akibatnya, tubuh mulai mencari alternatif lain yaitu lemak sebagai sumber utama untuk dijadikan energi.

Berikut ini adalah makanan yang harus dihindari dalam diet keto.

Diet Keto adalah pola makan tinggi lemak dan rendah karbohidrat

Makanan yang tinggi karbohidrat yang perlu dihilangkan agar tubuh bisa masuk kedalam kondisi ketosis.

1 Makanan yang mengandung gula atau manis: permen, smoothies, jus dan lain lain
2 Tepung dan biji bijian atau makanan yang berbasis nasi, pasta, gandum, seral, dll.
3 Segala macam buah Buah kecuali sebagian kecil seperti stroberi.
4 Kacang kacangan: Kacang merah, kacang polong, buncis, dll
5 Sayuran termasuk didalamnya seperti: umbi, kentang, ubi jalan dll
6 Produk yang rendah lemak: biasanya kandungan yang terdapat didalmanya tinggi karbohidrat.
7 Beberapa bumbu dapur dan saus: banyak mengandung gula dan lemak tidak sehat.
8 Lemak jahat: kurangi asupan minyak nabati olahan, mayones, dll.
9 Alkohol: tidak bisa ditoleransi karena menggandung kalori yang sangat tinggi
10 Makanan diet lainnya dikarenakan kadar gula buatan tinggi dimana dapat mencegah tubuh untuk memasuki kondisi ketosis.

Makanan yang harus dikonsumsi dalam diet keto yaitu makanan tinggi lemak.

Daging: bacon, ayam, kalkun, daging merah dll
Ikan: makarel, salmon, tuna
Telur
Krim dan mentega
Keju seperti (mozzarela, goat, cream dan blue).
Kacang seperti : biji chia, almon, kenari, dll
Minyak seperti Minyak virgin oil, minyak alpukat dan minyak kelapa.
Buah: stroberi dan alpukat
Sayuran minim karbo: Sayuran yang hijau, bawang, tomat, paprika, dll.
Bumbu: garam, merica dan rempah-rempah.
Yogurt full fat, susu full fat
coklat: hanya yang kandungannya 90% dark coklat.

Bagi yang menginginkan badan ideal tanpa Diet keto, bisa simak ulasannya di artikel SMART DETOX.

NB: baca juga artikel “Tanda yang harus dicermati saat tubuh memerlukan detox.”

 

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares