Penyebab anak mimisan dan langkah yang harus dilakukan pertama kali

Taukah anda apa yang menjadi penyebab anak mimisan dan langkah yang harus dilakukan pertama kali di saat anak mimisan? yuk simak ulasannya berikut ini.

Anak Seringkali mengalami Mimisan. Banyak faktor yang bisa menyebabkan Hidung berdarah berikut ini adalah beberapa penyebab anak mimisan serta Langkah utama yang diperlukan dalam menanganinya.

Mimisan pada anak merupakan suatu kondisi dimana pembuluh darah yang kecil dalam hidung pecah serta mengakibatkan pendarahan. Bagian dalam hidung terdapat banyak pembuluh darah yang kecil serta begitu halus. Letaknya bersebelahan dengan permukaan teratas dari sisi dalam hidung. dikarenakan letaknya yang begitu dekat dengan sisi luar maka apabila terjadi hal kecil saja maka dapat berakibat pembuluh darah pecah sehingga mebuat anak anak mimisan. Mimisan sangat rentan terjadi pada anak anak sehingga membuat orang tua khawatir.

Di bawah ini adalah beberapa faktor yang membuat seringkali alami mimisan:

Penyebab anak mimisan dan langkah yang harus dilakukan pertama kali
Penyebab anak mimisan dan langkah yang harus dilakukan pertama kali
  • Kebiasaan Membersihkan hidung yang kurang tepat.
    Anak-anak seringkali membersihkan kotoran dalam hidung. Semestinya hal ini dikerjakan saat tengah mandi. Untuk mengeluarkan kotoran dari dalam, masukanlah sedikit air kedalam hidung sehingga kotoran yang kering dan mennempel pada rongga hidung menjadi basah sehingga dapat dengan mudah terlepas dari permukaan. Sebab kotoran keras yang melekat pada permukaan rongga hidung jika dipaksakan untuk dikeluarkan, dapat mengenai pembulu darah. hal inilah yang sering menyebabkan anak mimisan.
  • Mengeluarkan cairan dalam hidung terlalu Keras.
    Saat anak mengalami flu berat yang mengakibatkan hidung berlendir, umumnya anak akan mencoba untuk mengeluarkan ingusnya. Banyak Orangtua yang mengajarkan anaknya dengan cara meniup ingusnya sekuat tenaga agar ingusnya bisa langsung keluar semua. Akan tetapi langkah tersebut dapat mengakibatkan susunan dalam hidung mengalami iritasi dan peradangan. Sehingga pada saat lendir di dalam hidung berhasil dikeluarkan dalam jumlah yang sangat banyak hal ini dapat menyebabkan pembuluh darah dalam hidung terluka. Perihal inilah yang mengakibatkan anak-anak mimisan.
  • Pembuluh Darah dalam hitung terlalu sensitif
    Banyak Anak-anak yang memiliki pembuluh darah yang tipis dan sensitif. Perihal ini dapat berlangsung saat pembuluh darah dalam hidung tidak tahan pada cuaca yang sangat kering, panas atau bahkan juga dingin. Saat pembuluh darah mengalami kondisi yang sensitif, maka pembulu darah dalam hidung bisa pecah dengan sendirinya dan mengakibatkan pendarahan atau mimisan.
  • Flu Disertai Demam
    Flu dan demam memang seringkali berlangsung pada anak-anak terutama jika kondisi fisik anak sedang menurun. Perihal ini mengakibatkan panas dalam serta panas di bagian luar badan. terlebih saat anak alami flu berat yang mengakibatkan hidung menjadi berlendir yang sangat kronis. Hal inilah yang menyebabkan Pembuluh darah menjadi snesitif akibat iritasi yang terjadi didalam permukaan hidung. Perubahan suhu pada anak membuat pembuluh darah yang lebih tipis pecah karena tidak kuat sehingga anak mimisan.
  • Infeksi Tenggorokan serta Hidung dan rongga sinus.
    Infeksi yang berlangsung pada bagian rongga sinus, tenggorokan serta hidung dapat juga mengakibatkan mimisan. Perihal ini begitu lumrah terjadi pada anak dalam kondisi flu berat diserta radang tenggorokan. Infeksi yang diakibatkan oleh virus dapat membuat pembuluh darah jadi lebih peka dan sensitif. Hal inilah yang sering menyebabkan anak mimisan pada malam hari.
  • Benturan pada Hidung
    Anak anak pada umumnya sangat aktif dalam bermain. Mereka belum menyadari akan hal yang berbahaya pada hidungnya. Penyebab utama yang paling sering terjadi ketika anak bermain adalah benturan yang cukup keras sehingga menyebabkan pembuluh darah pecah secara mendadak. Biasanya akan terjadi pendarahan ringan maupun berat. Umumnya pendarahan akan berhenti dengan sendirinya kecuali terdapat cedera lain pada tulang hidung.
  • Tojolan pada rongga Hidung
    Tonjolan di bagian dalam hidung dapat juga mengakibatkan mimisan. Tonjolan ini seringkali melekat di bagian luar permukaan sisi dalam hidung. Saat tonjolannya berkembang menjadi semakin besar, bisa menyebabkan pembuluh darah tertekan. hal inilah yang membuat pembuluh darah pecah serta mengakibatkan pendarahan. Bila mendapati adanya tonjolan di bagian dalam hidung segera lakukan pemeriksaan di Rumah Sakit.
  • Panas dan Demam
    Anak-anak yang alami panas yang tinggi dapat juga terserang mimisan. Demam mengakibatkan pembuluh darah tertekan dan menjadi sangat sensitif. hal ini dikarenakan tekanan pada aliran darah menjadi lebih kuat yang menyebabkan pembulu darah pecah.
Penyebab anak mimisan dan langkah yang harus dilakukan pertama kali
Penyebab anak mimisan dan langkah yang harus dilakukan pertama kali
  • Penggunaan Obat Semprot Hidung
    Anak-anak yang memiliki masalah kesehatan seperti asma atau penyakit lainnya pada rongga pernafasan sehingga membutuhkan obat semprot pada hidung akan menjadi lebih rentan mendapatkan mimisan. Obat radang baik tablet, syrup atau pill dapat menyebabkan tekanan pada pembulu darah meningkat sehingga seringkali menyebabkan pembulu darah yang sudah tipis pecah. Konsultasikan dengan dokter anak akan efek samping pada obat obatan yang akan digunakan.
  • Pembekuan Darah
    Anak anak yang memiliki riwayat kesehatan khusus seperti pembekuan darah akan lebih rentan terserang mimisan. Ini dikarenakan Aliran darah yang tidak sempurna sehingga terjadi tekanan pada pembuluh darah yang menyebabkan hidung terluka dan pecahnya pembuluh darah.
  • Ngeden yang berlebih saat Sembelit Kurang serat.
    Anak anak yang susah buang air besar atau mengalami sembelit, biasanya akan mengeden berlebihan. Hal inilah yang menyebabkan tekanan aliran darah dalam hidung meningkat, sehingga menyebabkan pembulu darah lebih rentan dan dapat menyebabkan mimisan. Perhatikan asupan serat pada anak sehingga dapat mencegah terjadinya sembelit.
  • Kondisi hawa yang sangat kering
    Pemicu mimisan dapat berlangsung karena keadaan cuaca yang sangat kering. Hawa yang kering dapat membuat sisi dalam hidung kehilangan kelembaban. Keadaan ini umumnya berlangsung pada anak-anak yang tinggal di suhu dingin yang ekstrim, seperti waktu musim dingin. ketika udara sangat kering dapat menyebabkan rongga dalam hidung menjadi kehilangan kelembaban sehingga pembulu darah lebih rentan pecah secara tiba tiba.
  • Bronkitis paru paru
    Penyakit bronkitis kronis dapat jadi salah satunya pemicu mimisan pada anak. Bronkitis akan membuat saluran pernapasan memproduksi lendir berlebih yang dapat mengakibatkan peradangan di bagian dalam hidung atau susunan yang dekat dengan pembuluh darah kapiler. semakin banyaknya cairan berupa lendir yang keluar dari hidung, besar kemungkinan darah akan keluar disebabkan karena iritasi atau pembulu darah yang pecah. Infeksi ini umumnya dikarenakan oleh bakteri atau virus yang gejala awalannya berupa demam. Anak yang terserang infeksi nasofaring juga semakin rawan terserang mimisan.
  • Penyakit Tuberculosis pada anak
    Anak yang terserang tuberculosis rentan terhadap mimisan dibandingkan anak yang sehat. Penyakit ini seringkali tidak menunjukkan tanda-tanda saat terserang infeksi, akan tetapi tanda-tanda dapat jadi lebih berat saat infeksi telah menyebar ke sisi paru-paru. Darah dapat keluar dari sisi mulut serta hidung anak. Mimisan seringkali berlangsung bertepatan dengan cairan lendir hidung yang keluar. Bahkan darah tetap akan mengalir tanpa adanya tekanan pada pembuluh darah didalam hidung. Biasanya hal ini terjadi pada TBC akut.
  • Penyakit pulmonary embolism [pembuluh darah tersumbat]
    Penyakit pulmonar embolism sering menyebabkan mimisan pada anak. Perihal ini seringkali diikuti dengan darah yang keluar dengan lendir dari hidung, baik itu darah encer atau darah yang telah menggumpal. Keadaan ini berlangsung saat terdapatnya darah yang menggumpal serta menumpuk dalam suatu anggota badan dan terjerat di bagian paru-paru. Penyakit ini seringkali diikuti dengan sesak nafas, ngilu di bagian dada serta sakit di bagian punggung. Penyakit ini mesti selekasnya dirawat sebab dapat mengakibatkan keadaan fatal termasuk juga kematian pada anak.
  • Posterior
    posterior ialah satu keadaan yang berlangsung karena pendarahan di bagian cabang arteri yang bekerja untuk memasok darah ke sisi dalam hidung pada sisi otak serta mulut. Mimisan ini umumnya begitu jarang berlangsung pada anak, akan tetapi beberapa dapat juga berlangsung pada anak. Keadaan ini mesti memperoleh perawatan serius sebab dapat jadi penyakit yang beresiko untuk kesehatan anak.
  • Aterosklerosis
    Pengerasan arteri akan mengakibatkan darah tidak dipompa dengan baik oleh jantung ke semua anggota badan. Lalu darah akan menggumpal pada salah satunya sisi atau organ badan. Keadaan ini dapat mengakibatkan pendarahan di bagian otak hingga diikuti dengan mimisan. Penyakit ini jarang berlangsung pada anak terkecuali anak-anak yang sudah menanggung derita permasalahan di bagian otak semenjak kecil.
  • Tumor di dalam hidung
    Tumor di bagian rongga hidung mesti memperoleh perhatian yang sangat spesial apabila sering mengakibatkan mimisan pada anak. Tumor dapat mengakibatkan sisi hidung alami permasalahan terpenting bila itu telah jadi sinusitis.
  • Hemofilia penyakit genetik
    Anak-anak yang terserang penyakit hemofilia sangat rawan dengan mimisan. Ini merupakan penyakit genetik turunan dari orang tua hingga mengakibatkan badan anak tidak mempunyai skema pembekuan darah. Umumnya anak yang memiliki penyakit genetik ini harus menjaga kondisi badanya agar tidak terluka. Apabila anggota badan terluka atau pembuluh darah pecah, akan sangat sulit dihentikan.
  • Kelainan pembulu darah, Hemoragik Herediter Telangiectasia (HHT)
    Penyakit HHT ialah satu penyakit genetik yang diwariskan dari orangtua. Anak yang terserang penyakit ini dapat terserang mimisan yang kronis. Namun penyakit ini sangat jarang ditemukan. Gejala utama yang sering ditemukan pada anak adalah pendarahan hidung atau mimisan.
  • Leukemia pada anak
    Anak-anak dapat juga terserang penyakit leukemia sama dengan pada seorang dewasa. Penyakit ini dapat mengakibatkan badan anak gampang memar yang susah untuk sembuh serta peluang mimisan yang cukup sering. Tanda-tanda lainnya yang sering muncul biasanya bintik bintik merah pada kulit ini biasa terjadi karena adanya pembulu darah yang pecah dibawah permukaan kulit.

Langkah Pertama Yang Harus Dilakukan Pada Saat Anak Mimisan.

  1.  Jagan Panik dan usahakan agar anak tetap tenang. Biasanya anak akan menangis pada saat mendapati hidungnya mengeluarkan darah. Usahakan agar anak tetap tenang dan berhenti menangis. sebab menangis dapat membuat mimisan menjadi lebih parah dan sulit dihentikan.
  2. Buat anak agar duduk dalam posisi nyaman dan tegak. Sambil agak sedikit memiringkan kepalanya ke arah depan
  3. Ambil Handuk yang lembut atau tissue lalu mulai lah menekan lembut bagian ujung hidung selama 10 menit hingga darah berhenti mengalir.
  4. Perhatikan posisi duduk anak. Jangan sampai bersandar, karena darah akan mulai mengalir ke bagian belakang tenggorokan dimana hal ini bisa berakibat anak tersedak atau muntah.

Anak harus segera dibawa ke Dokter apabila:

  • Ada benda yang masuk ke rongga hidung dan tidak bisa dikeluarkan
  • Terdapat pendarahan di bagian lain tubuh anak seperti gusi.
  • Darah yang menggalir dari hidung sangat banyak dan membuat anak menjadi Pusing dan lemas.
  • Apabila telah dilakukan langkah pertama diatas selama 10 menit dan darah masih keluar dari hidung.

[Baca Juga : “apa itu Smart Detox, kenapa banyak orang mengikuti programnya”)

Artikel lainnya : “Diet keto Pola makanan tinggi lemak dan rendah karbohidrat” 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares